Membangun Web Server di FreeBSD

10 November 2006

Tentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs.

Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows.

Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project.

Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP.

1. Download

Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.

Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.

Apache versi terakhir dapat didownload di http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror.

2. Instalasi

2.1. Install MySQL

Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.

$ cd /usr/ports/database/mysql51-server
$ sudo make install
$ sudo portupgrade -rR mysql51-server

Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.

Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:

mysql_enable = “YES”

Copykan file konfigurasi MySQL:

$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf
$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf

Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.

$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start

Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax | grep mysql:

678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql
701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql

Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:

$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’

Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.

$ mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22

Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.

mysql> \q
Bye

2.2. Install OpenSSL

Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.

$ cd /usr/ports/security/openssl
$ sudo make install clean

Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:

$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}

Kemudian generate private key 1024-bit:

$ cd /usr/local/openssl
$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024

Ubah permission untuk direktori private menjadi:

$ sudo chown -R root:wheel private
$ sudo chmod -R 600 private
$ sudo chmod u+X private

Generate Certificate Signing Request (CSR) File:

$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr

Country Name (2 letter code) [GB]: ID
State or Province Name (full name) [Some-State]: Propinsi
Locality Name (eg, city) []: Kota
Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama Usaha
Organizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha Perusahaan
Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.com
Email Address []: postmaster@namadomain.com

Please enter the following ‘extra’ attributes
to be sent with your certificate request
A challenge password []: masukkanpassword
An optional company name []:

Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:

$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key

Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL.

2.3. Install Apache

Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.

$ cd /home/users
$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2
$ cd httpd-2.2.3
$ ./configure \
–prefix=/usr/local/apache2 \
–enable-rewrite \
–enable-dav \
–enable-ssl \
–with-ssl=/usr/local \
–enable-vhost-alias \
–with-included-apr
$ make
$ sudo make install

Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:

–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.
–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.
–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.
–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.
–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.
–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.
–with-included-apr: Install apr. APR atau Apache Portable Runtime pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source.

2.4. Install PHP

Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:

– mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)
– db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)
– gd (/usr/ports/graphics/gd)
– libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)

Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.

$ cd /home/users
$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2
$ cd php-5.2.0
$ ./configure \
–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \
–with-mysql=/usr/local \
–with-openssl=/usr/local \
–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \
–with-png-dir=/usr/local/lib \
–with-gettext=/usr/local/lib \
–with-gd \
–with-zlib \
–with-xml \
–with-mcrypt=/usr/local/lib \
–enable-mbstring=all \
–disable-short-tags
$ make
$ make install

Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:

–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.
–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.
–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.
–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.
–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.
–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.
–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.
–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.
–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.
–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.
–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.
–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek <? pada script PHP.

Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.

Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.

$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php
$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php

Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:

<IfModule !mpm_netware_module>
User www
Group www
</IfModule>

ServerAdmin hostmaster@namadomain.com
ServerName http://www.namadomain.com:80
<IfModule dir_module>
DirectoryIndex index.html index.php
</IfModule>

<IfModule mime_module>
TypesConfig conf/mime.types
AddType application/x-compress .Z
AddType application/x-gzip .gz .tgz
AddType application/x-httpd-php .php
AddHandler cgi-script .cgi
</IfModule>

Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:

Include conf/extra/httpd-autoindex.conf
Include conf/extra/httpd-userdir.conf
Include conf/extra/httpd-vhosts.conf
Include conf/extra/httpd-dav.conf
Include conf/extra/httpd-default.conf
Include conf/extra/httpd-ssl.conf

Selanjutnya ubah permission direktori Apache:

$ cd /usr/local

Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel

$ sudo chown -R root:wheel apache2

Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.

$ sudo chmod 755 apache2

Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:

$ sudo chmod -R 600 apache2/*

Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:

$ sudo chmod -R u+X apache2
$ cd apache2

Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:

$ sudo chmod -R u+x bin

Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.

$ sudo chgrp -R www cgi-bin
$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin

Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.

$ sudo chgrp -R www icons
$ sudo chmod -R g+rX icons

Ubah juga permission direktori logs:

$ sudo chgrp -R www logs
$ sudo chmod g+wX logs

Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.

$ sudo chgrp -R www htdocs
$ sudo chmod -R g+rX htdocs

Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: Apache-2 FreeBSD Startup Script

Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:

apache2_enable=”YES”
apache2_flags=”-DSSL”

Ubah permission file start up script menjadi:

$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh

Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:

$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start

Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:

$ ps ax | grep httpd

33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL
33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL
33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL
33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL

Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.

3. Referensi

  1. http://www.bowe.id.au/michael/isp/webmail-server.htm#MYSQL
  2. http://httpd.apache.org/docs/2.2/
  3. http://www.google.co.id
Iklan

26 Responses to “Membangun Web Server di FreeBSD”

  1. Luthfi Says:

    free bsd? jadi inget fajri

  2. Asmuri Anwar Says:

    Siapa tu Fajri, Pak?


  3. […] Dalam artikel kali ini, saya akan mengemukakan langkah-langkah instalasi mail server dengan Postfix yang diintegrasikan dengan MySQL. Artikel ini erat juga kaitannya dengan artikel sebelumnya yaitu Membangun Web Server di FreeBSD. Namun, langkah-langkah instalasi pada artikel di sini tidak hanya dibatasi kepada pengguna FreeBSD lagi, tapi juga bisa diaplikasikan pada platform Unix lain, tentu dengan penyesuaian seperlunya. […]

  4. ella Says:

    bleh tlg x?sya nk kn gambar cara mcm mne nk configure.gambar dr linux..please

  5. rp25rb Says:

    Maksudnya gambar menginstalasi apache dari source tar.gz di Linux ya?

  6. kang deden Says:

    wahh.. sangat bermaanfaat banget .. nah tapi kalo ngak pake perintah SUDO gemana yach …

  7. rp25rb Says:

    @kang deden:

    Install paket sudo, dan setelahnya jalankan command visudo untuk menentukan user sudoers atau user yang bisa menggunakan command sudo untuk mengakses user root. Jadi, begitu user A misalnya, diberikan hak akses ke root user, user A cukup mengetikkan sudo “su -“, maka user A tersebut sudah bisa menjalankan command tanpa harus mengetikkan command sudo di depan setiap perintahnya. Tapi bila kang deden langsung berada di mesin FreeBSD, bisa saja masuk ke user root tanpa perlu command sudo lagi.

    Salam,

  8. Don Komo Says:

    Bung saya mo tanya neh ….di freebsd apakah sudah suport ada phpmyadmin dengan install apache,mysql,php terpisah spt tutorial ini, misalnya kalo di lingkungan windows kita bisa install sokkit, phptriad atau di linux pake xampp nah bagaimana di freebsd apakah dengan tutorial bung ini nanti sudah otomatis phpmyadmin berbentuk GUI tinggal buka di http://localhost/phpmyadmin akan muncul jendela GUI yang user friendly atau harus beri perintah dari konsol , maklum saya masih pengguna yang GUI minded jadi masih agak gamang bila pake CLI tapi kalo gak bisa ya memang harus belajar command line …:(

  9. rp25rb Says:

    Seperti tutorial saya di atas, instalasi paket-paket di FreeBSD dilakukan secara manual dari source-nya. Kalau mau, bisa saja menginstalasi dari source ports yang sudah disediakan oleh FreeBSD. Sayangnya, saya belum pernah mencoba instalasi paket sekali jadi semacam xampp dan semacamnya FreeBSD ini. Terus terang, saya lebih suka install secara manual untuk efesiensi saja. Dan setahu saya di standar instalasi FreeBSD tidak menyediakan paket install webserver sekali jadi seperti disebutkan di atas. Ada sih, namanya FAMP (FreeBSD Apache MySQL PHP), namun instalasinya tetap dilakukan manual dari ports.

    Soal PHPMyAdmin, dari tutorial saya tidak bisa langsung membuka seperti http://localhost/phpmyadmin/ kecuali harus menginstalasi paket PHPMyAdmin (dari http://www.phpmyadmin.net). Instalasi bisa dilakukan secara manual atau melalui ports. Lagi-lagi harus menginsatll dari CLI ๐Ÿ™‚ Saran saya, lebih baik instalasi dari ports saja. Bila sudah terinstall, tinggal dikonfigurasi di httpd.conf. Tambahkan baris-baris ini di dalam directive <IfModule alias_module>

    Alias /phpmyadmin/ "/usr/local/www/phpMyAdmin/"
    <Directory "/usr/local/www/phpMyAdmin/">
    Options none
    AllowOverride Limit
    Order Deny,Allow
    Deny from all
    Allow from 127.0.0.1
    </Directory>

    Dalam contoh di atas phpmyadmin saya berada di bawah direktori /usr/local/www jadi silakan sesuaikan saja dengan konfigurasi Anda.

  10. ryo Says:

    mas…saya masih bingung penjelasan tentang server mail menggunakan postfix. bisa dijelaskan cara install lebih detail lagi ga? apa ga bisa diinstal tanpa menggunkan 1. MySQL
    2. OpenSSL
    3. Cyrus-SASL

  11. Don Komo Says:

    ok terimakasih atas jawabannya, saya pengguna freebsd yang masih baru ..jadi saya menggunakan freebsd versi 6.2 untuk kerja desain grafis mengunakan opensource walaupun demikian tetap pengen belajar disisi servernya, oh ya satu lagi mas pertanyaan saya,apa kelebihannya bila kita installasi dari ports bila dibandingkan mencompile dari package,dan ada beberapa hal sampai sekarang saya tidak bisa menggunakan scanner,usb,cdrom,wacom tablet,disket,printer, apa ada tutorial dalam bahasa indonesia tentang setting scanner,disket,usb/flashdisk,cdrom ,wacom tablet di mesin freebsd?terimakasih atas jawabannya ๐Ÿ™‚

  12. rp25rb Says:

    @ryo
    Duh… maaf tutorialnya belum selesai, saya belum ada waktu untuk meneruskannya. Soal install postfix tanpa mysql, openssl, dan cyrus-sasl bisa saja, silakan baca2 documentasinya di http://www.postfix.org/DATABASE_README.html

    @Don Komo
    Sama-sama, saya juga pendatang baru di FreeBSD kok, maaf saja kalau saya bisa keliru memberikan informasi ๐Ÿ™‚
    Salut buat pak Don Komo yang menggunakan FreeBSD untuk desain grafis, kalau saya sudah pasti menyerah, hehe…
    Soal kelebihan menginstalasi dari ports, yang jelas kita tidak perlu dipusingkan pada saat konfigurasi paket dari ports tersebut, begitu selesai diinstall sudah dapat dipakai, kekurangannya tentu saja ada, salah satunya, modul-modul yang tidak kita butuhkan malah bisa tidak terikutsertakan pada saat instalasi melalui ports atau modul-modul yang tidak perlu malah disertakan. Kalau ada modul yang tidak terpakai tentu akan menambah beban di resource hardware PC kita.

    Sedangkan untuk menginstall device lain semacam printer, scanner, ini memang agak susah di FreeBSD, karena FreeBSD itu sendiri didesain untuk kebutuhan server, jadi banyak modul-modul yang tidak disertakan pada kernelnya. Butuh keuletan tersendiri untuk menambahkan module device ke FreeBSD, dan tidak disarankan menggunakan FreeBSD untuk urusan instalasi hardware seperti di atas. Saran saya untuk mudahnya gunakan saja Linux, semacam PINUX buatan anak negeri yang sudah support bermacam-macam perangkat keras seperti yang dimaksud.

  13. donkomo Says:

    terimakasih atas jawabannya saya..tertarik mencoba freebsd karena dalam sejarahnya MAC X OS dibangun dari freebsd 5 yang memang untuk komputer grafis keluaran dari Apple
    jadi saya pikir kenapa tidak belajar freebsd untuk desain grafis hehehe….

  14. akbar bebe Says:

    Makasih banyak artikel nya pak, sangat bermanfaat…

  15. ika Says:

    maaf pak mau tanya, kmrn saya sudah instal squid dan saya mau mangaktifkan cachemgr nya agar bisa melihat berapa banyak bandwidth yg bisa dihemat oleh squid. karena saya tdk bisa konek internet dari kos, komputernya saya bawa ke kampus dan saya dpt no ip. dari info yg saya dpt untuk mengaktifkan cachemgr komputer hrs menginstall web server dl. saya bingung pada saat konfigurasi php di /usr/local/apache2/conf/httpd.conf, pada baris ini ServerAdmin hostmaster@namadomain.com
    ServerName http://www.namadomain.com:80. saya bingung menentukan yg mana hostmaster dan yg mana namadomain, karena waktu saya lihat di networking hanya ada keterangan sbb :
    hostname : yaitu nama dari komputer saya
    klo gak salah domain : lab.akakom (domain milik lab kampus}
    mohon penjelasan dari pak asmuri dan temen2 lain yg bisa membantu…
    terima kasih

  16. ika Says:

    maaf tanya lagi, sebenernya apa fungsi dari openssl? apa suatu keharusan? karena saya liat di bbrp artikel ttg membuat webserver openssl tidak digunakan…

    yg kedua apa fungsi dari portupgrade -rR mysql51-server? karena kmrn waktu saya nyobain artikel dari bapak, saya lupa mengetik perintah tsb, dan ketika saya mau manjalankan daemon mysql : usr/local/etc/rc.d/mysql-server start tidak berhasil dan ada comment error (tp saya lupa), apakah ada hubungannya pak?

    klo saya sudah jalan di freebsd sbg root, tidak jadi masalah kan klo saya tidak menggunakan sudo?

    maaf pak pertanyaannya banyak sekali, sekali lagi mohon bantuannya…. ๐Ÿ™‚

  17. ikoet Says:

    maaf pak mau tanya, kmrn saya sudah instal squid dan saya mau mangaktifkan cachemgr nya agar bisa melihat berapa banyak bandwidth yg bisa dihemat oleh squid. karena saya tdk bisa konek internet dari kos, komputernya saya bawa ke kampus dan saya dpt no ip. dari info yg saya dpt untuk mengaktifkan cachemgr komputer hrs menginstall web server dl. saya bingung pada saat konfigurasi php di /usr/local/apache2/conf/httpd.conf, pada baris ini ServerAdmin hostmaster@namadomain.com
    ServerName http://www.namadomain.com:80. saya bingung menentukan yg mana hostmaster dan yg mana namadomain, karena waktu saya lihat di networking hanya ada keterangan sbb :
    hostname : yaitu nama dari komputer saya
    klo gak salah domain : lab.akakom (domain milik lab kampus}
    mohon penjelasan dari pak asmuri dan temen2 lain yg bisa membantu…
    terima kasih

    maaf tanya lagi, sebenernya apa fungsi dari openssl? apa suatu keharusan? karena saya liat di bbrp artikel ttg membuat webserver openssl tidak digunakan…

    yg kedua apa fungsi dari portupgrade -rR mysql51-server? karena kmrn waktu saya nyobain artikel dari bapak, saya lupa mengetik perintah tsb, dan ketika saya mau manjalankan daemon mysql : usr/local/etc/rc.d/mysql-server start tidak berhasil dan ada comment error (tp saya lupa), apakah ada hubungannya pak?

    klo saya sudah jalan di freebsd sbg root, tidak jadi masalah kan klo saya tidak menggunakan sudo?

    maaf pak pertanyaannya banyak sekali, sekali lagi mohon bantuannya…. ๐Ÿ™‚

    maaf pak mau tanya, kmrn saya sudah instal squid dan saya mau mangaktifkan cachemgr nya agar bisa melihat berapa banyak bandwidth yg bisa dihemat oleh squid. karena saya tdk bisa konek internet dari kos, komputernya saya bawa ke kampus dan saya dpt no ip. dari info yg saya dpt untuk mengaktifkan cachemgr komputer hrs menginstall web server dl. saya bingung pada saat konfigurasi php di /usr/local/apache2/conf/httpd.conf, pada baris ini ServerAdmin hostmaster@namadomain.com
    ServerName http://www.namadomain.com:80. saya bingung menentukan yg mana hostmaster dan yg mana namadomain, karena waktu saya lihat di networking hanya ada keterangan sbb :
    hostname : yaitu nama dari komputer saya
    klo gak salah domain : lab.akakom (domain milik lab kampus}
    mohon penjelasan dari pak asmuri dan temen2 lain yg bisa membantu…
    terima kasih

  18. rp25rb Says:

    @ika,
    Maaf telat menjawab, karena saya baru datang dari pulang kampung.
    Untuk directive ServerName, kalau tidak punya nama domain bisa saja diisi IP dari PC kamu yang terhubung ke jaringan lab kampusmu, misal IP komputermu adalah 192.168.0.122, berarti masukkan saja pada directive ServerName menjadi ServerName 192.168.0.122 (note: secara default, webserver menggunakan port 80, jadi bisa saja tanpa dituliskan 80-nya, kecuali menggunakan port selain port 80 atau dituliskan pada directive Listen)

    OpenSSL, dari fungsi yang saya catut dari situsnya seperti ini:

    “The OpenSSL Project is a collaborative effort to develop a robust, commercial-grade, full-featured, and Open Source toolkit implementing the Secure Sockets Layer (SSL v2/v3) and Transport Layer Security (TLS v1) protocols as well as a full-strength general purpose cryptography library managed by a worldwide community of volunteers that use the Internet to communicate, plan, and develop the OpenSSL toolkit and its related documentation.”

    OpenSSL tidak jadi keharusan untuk sebuah webserver, tapi hanya direkomendasikan untuk site yang memerlukan akses ke dalam data yang sifatnya rahasia.

    Sedangkan fungsi command portupgrade adalah untuk mengupgrade aplikasi tertentu yg sudah diinstall melalui ports, misalnya mengupgrade versi mysql-51 ke versi mysql-52, tapi harus diperhatikan, untuk menggunakan portupgrade, source portsnya sendiri harus diupdate dengan menggunakan command cvsup.

  19. ika Says:

    pak,maaf tanya lagi
    ttg masalah membuat web server,file apachesh.txt nya dah saya copikan ke /usr/local/etc/rc.d. tapi kemudian ada error seperti ini :
    rubah: not found
    Performing sanity check on apache2 configuration:
    httpd: Syntax error on line 407 of /usr/local/apache2/conf/httpd.conf: Cannot load /usr/local/apache2/modules/libphp5.so into server: Cannot open “/usr/local/apache2/modules/libphp5.so”
    Starting apache2.
    httpd: Syntax error on line 407 of /usr/local/apache2/conf/httpd.conf: Cannot load /usr/local/apache2/modules/libphp5.so into server: Cannot open “/usr/local/apache2/modules/libphp5.so

    line 407 itu : LoadModule php5_module modules/libphp5.so

    seingat saya, file itu tidak saya utak atik, saya hanya menambahkan seperti yg di artikel pak asmuri.

    kira2 kesalahannya dimana pak? atau msh ada yang kurang?

  20. Dick Says:

    Xampp untuk freeBSD dah ada lom pak..??


  21. […] March 6, 2008 Membangun Web Server diย FreeBSD […]

  22. isharyanto Says:

    mau tanya gimana membuat otomatis download di freebsd ya soalnya aku ada tugas buat download otomatis trimakasih bantuanya

  23. rp25rb Says:

    @isharyanto
    Download otomatis gimana maksudnya ya, bisa lebih spesifik pertanyaannya, pak?


Tinggalkan Balasan ke ika Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: