Mengajak si Kecil Bermain Linux

10 Oktober 2006

Serius di depan komputer.Sungguh tak terasa, si kecil Rasha, anakku yang kedua sudah berumur 22 bulan. Mulai pintar berbicara satu dua kata, mulai pintar ngobrak-abrik mouse dan keyboard, mouse yang dijadikan henpon-henponan, sampai bola scroll mouse dilepas dan dijadikan bola mainan. Belum lagi maenan yang belum sampai masuk hitungan satu hari sudah dipreteli (baca: dipatah-patah lantas mau disambung lagi).

Suatu kali saya bertanya, “Rasha mau belajar komputer?”

“Iya, Pa!” Jawabnya enteng.

Kebetulan saya dapat kiriman Ubuntu Linux live CD. Jadilah Linux sebagai OS pertama yang dikenalkan kepada dia. Memang sih, ada OS ber-‘lisensi’ tapi karena ingin membiasakan anak untuk menggunakan OS free alias halal sebagai OS alternatif.

Iklan

One Response to “Mengajak si Kecil Bermain Linux”

  1. nurelly Says:

    amazing growing a miracle


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: